google-site-verification=bz7-mESomjIDIqdIIkzPwd8yqdX8UWO4O1wY2S9zFe0

Cinderella Complex, Kelainan Psikologis yang Banyak Dialami Perempuan


0

Jika kita mendengar kata ‘cinderella’, maka yang terbersit di pikiran banyak orang adalah cerita tentang perempuan yang hidup sengsara bersama ibu tiri dan kakak tirinya namun kemudian bertemu dengan pangeran impiannya dan berakhir hidup bahagia.

Namun tahukah kalian bahwa kata ‘cinderella’ ini memiliki konteks lain di bidang psikologis? Dalam ilmu psikologi, cinderella adalah kata yang digunakan untuk mendekskripsikan salah satu gangguan psikologis yang disebut Cinderella Complex (CC).

Apa Itu Cinderella Complex?

Melansir hellosehat.com, Istilah Cinderella Complex (CC) adalah istilah psikiatri modern yang pertama kali dicetuskan oleh Colette Dowling, seorang terapis asal New York sekaligus penulis buku “The Cinderella Complex”, setelah menemukan konflik mendalam yang terjadi pada wanita, yang berhubungan dengan kemandirian. Ia menjelaskan bahwa perempuan pada umumnya semenjak lahir tidak dididik untuk menghadapi ketakutannya, dan tidak diajarkan mengatasi segala masalahnya sendiri. Akibatnya, secara tidak sadar perempuan tersebut memiliki rasa tidak percaya diri dan meragukan kemampuannya sendiri dalam menghadapi suatu masalah. Merek alebih bergantung kepada orang lain dan bersikap pasif.

Gangguan ini banyak ditemukan pada perempuan pada usia 20-an. Kebanyakan perempuan ini mendambakan sesosok laki-laki yang dapat mengayomi, menjaga, dan dewasa untuk dijadikan sebagai pasangan.

Apa Bahayanya dari Gangguan Ini?

Yang berbahaya dari hal diatas adalah jika perempuan yang mengalami Cinderella Complex berakhir dengan pasangan yang tidak sesuai dengan ekspektasi atau keinginannya, ia akan sangat kecewa dan akan menuntut pasangannya untuk memenuhi kriteria yang ia harapkan. Tentunya ini akan menjadi suatu hubungan yang tidak sehat atau biasa disebut “toxic relationship”.

Gangguan ini dapat dimiliki oleh banyak perempuan karena adanya perbedaan pola asuh semasa kecil. Anak perempuan dari kecil sudah biasa untuk dimanja dengan pola asuh yang protektif dari kedua orang tuanya. Banyak dari mereka yang dicekoki dengan kisah-kisah bak dongeng yang berakhir bahagia tanpa mengetahui realita sebenarnya. Nilai-nilai kemandirian kurang ditanamkan mulai dari kecil yang akhirnya berimbas pada tumbuh kembangnya. Perempuan yang tumbuh dengan pola asuh semacam ini akan menjadi pribadi yang kurang mandiri dan sangat bergantung dengan orang lain. Mereka tidak terbiasa untuk menghadapi masalah dan mengharapkan orang lain akan menuntaskan masalahnya.

Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Pola asuh anak juga sangat krusial dalam membentuk karakter buah hati mereka. Orang tua yang over-protective, selalu memenuhi keinginan anaknya dan membenarkan kelakuan anaknya yang sudah jelas-jelas salah akan menjadikan anak tersebut menjadi seseorang dengan gangguan Cinderella Complex.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF