Happiness is Sharing, Komunitas yang Membuat Kamu Semakin Happy


1
1 point

KOMUNITAS– Kepedulian sosial dapat ditumbuhkah dengan berbagai cara, salah satunya dengan ikut dalam sebuah komunitas. Di Kota Malang sendiri, sudah tak terhitung lagi berapa jumlah komunitas yang bergerak dalam bidang sosial. Salah satunya ialah Happines is Sharing atau yang lebih dikenal dengan HIS. Komunitas HIS merupakan komunitas yang lahir dari kerisauan atas persoalan sosial yang ada, khususnya di kota berjuluk kota bunga ini.

Pada awalnya HIS bukan merupakan sebuah komunitas, namun sebuah acara yang diadakan oleh salah satu bisnis hijab bernama Chamida Hijab yang berdiri pada akhir tahun 2014. Acara itu digelar dalam rangka memperingati anniversary kedua di tahun 2016.

Gelaran tersebut berupa acara santunan anak yatim bertajuk Happines is Sharing di sebuah Yayasan Nurul Hadi yang terletak di Desa Trajeng, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Pasca acara tersebut, tidak ada keinginan untuk mentransformasi Happines is Sharing menjadi sebuah komunitas. Namun dengan berjalannya waktu, inginan untuk mengubah Happines is Sharing menjadi sebuah komunitas menjadi semakin besar.

Ketua Umum HIS Shofia Nur Chamida, mengatakan jika komunitas ini didirikan berkat dukungan penuh dari teman-teman terdekatnya, yang sebelumnya tergabung dalam kepanitian acara Happines is Sharing. Ia menganggap jika keberanian untuk menjadikan komunitas juga merupakan sebuah kesempatan untuk berbagi. Dimana kesempatan waktu itu tidak boleh disia-siakan. Di tanggal 5 November 2017  Happines is Sharing resmi berdiri menjadi sebuah komunitas.

“Setelah acara kita evaluasi, kita omong-omongan. Disitu terceletuklah gimana kalau ini jadi komunitas. Karena keinginan pribadi saya menjadi komunitas. Ya udah semua juga setuju, keberanian untuk menjadi komunitas ya karena suara temen-temen tadi,” ujarnya.

Untuh masalah program, setidaknya ada dua jenis program yang dimiliki HIS. Pertama program jangka pedek (small event) yang diadakan setiap dua bulan sekali. Untuk bentuk acaranya berupa kegiatan santai yang dijalankan berdasarkan hasil uang seikhlasnya yang sudah dicelengi (ditabung: red) oleh setiap anggota HIS.

Kedua ada program jangka panjang (big event) setiap enam bulan sekali. Berbeda dengan program jangka pedek, kegiatan ini lebih direncanakan, baik dari segi proposal hingga sasaran kegiatan harus digodok dengan matang. Bentuknya pun bisa beragam seperti kunjungan ke yayasan maupun instansi tertentu.

Cewek yang akrab dipanggil Sopek berharap dengan kehadiran HIS di Kota Malang menjadi sebuah pergerakan kepemudaan yang peduli dan bermanfaat terdahap sesama. Selain itu juga menjadi wadah untuk belajar tentang ilmu kehidupan yang tidak bisa didapatkan di bangku pendidikan formal yang ada.

“Saya pengen generasi muda di HIS ini bisa melihat kebawah dan tidak memikirkan diri sendiri, akan tetapi juga memperdulikan orang lain di sekitar kita. Dan kita bisa belajar kehidupan di HIS ini serta berbagi kebahagiaan,” tutupnya.

Hingga sekarang, HIS sendiri sudah  beranggotakan puluhan volunteer yang 70 persennya berasal dari kalangan mahasiswa. Dan sisanya dari berbagai elemen masyarakat, seperti pembisnis hingga karyawan swasta.


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

hate hate
1
hate
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
1
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

3 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF