google-site-verification=bz7-mESomjIDIqdIIkzPwd8yqdX8UWO4O1wY2S9zFe0

Fakta : Pembalut Semula Diciptakan untuk Pria


0
Fakta : Pembalut Semula Diciptakan untuk Pria

Pembalut sekali pakai adalah teknologi yang mengubah cara seluruh perempuan di dunia menangani ‘tamu’ bulanan mereka. Tapi tentu saja, pembalut sekali pakai tidak begitu saja tercipta. Ada sejarah panjang tentang benda yang satu ini. Berdasarkan sejarah, pembalut semula diciptakan khusus untuk pria.

Masa Kuno

Dalam sejarah, pada awal abad ke-4 di Yunani Kuno, pembalut pra-modern telah digunakan. Saat itu, perempuan menggunakan kain untuk menampung darah kewanitaannya. Selain kain, mereka juga menggunakan kapas atau wol domba dalam pakaian mereka untuk membendung aliran darah menstruasi.

Sebaliknya di China, para perempuan menggunakan kain yang diisi pasir sebagai pembalut menstruasi. Ketika kain itu cukup basah, mereka akan membuang pasir dan mencuci kainnya.

Di masa Mesir Kuno, para perempuan menggunakan papirus sebagai alas haid mereka. Sebelum digunakan, papirus direndam dalam air terlebih dahulu.

Pembalut Modern Dibuat untuk Pria

Pembalut sekali pakai pertama kali dipikirkan oleh para perawat selama masa perang. Tujuannya sama sekali bukan untuk menstruasi perempuan, melainkan untuk para pria. Tepatnya, untuk menghentikan pendarahan bagi para prajurit yang bertempur.

Sekitar abad ke-19, pembalut sekali pakai pertama kali dibuat oleh perawat Perancis dari perban bubur kayu. Saat itu pembalut tidak dibuat dari kapas karena ketersediaannya yang sangat terbatas.

Para perawat membuat pembalut dari sphagnum moss, tanaman yang sangat mudah menyerap dengan sifat antimikroba. Perusahaan besar mulai memproduksinya secara massal dengan nama Cellucotton. Pada akhir perang pada tahun 1918, produsen Cellucotton mulai kebingungan karena surplus pembalut.

Sampai pada akhirnya, para prajurit dan palang merah tidak lagi membutuhkan mereka. Perban-perban ini cukup murah untuk digunakan sekali pakai lalu dibuang sehingga para perawat mulai menggunakannya untuk menstruasi mereka.

Pembalut yang Mulai Diproduksi untuk Menstruasi Wanita

Terinspirasi dari para perawat, perusahaan ini kemudian mengembangkan produk konsumen komersial yang layak untuk perempuan di mana saja. Mereka kemudian berganti nama menjadi pambalut Kotex pada 1920.

Fakta : Pembalut Semula Diciptakan untuk Pria

Pada masa itu, sebagian besar perempuan menggunakan kain flanel untuk mengatasi menstruasi mereka. Sayangnya, kain flanel memiliki harga cukup mahal untuk dijangkau semua kalangan. Beberapa perempuan lain menggunakan sabuk mesnstruasi, yaitu pita perekat yang ditempatkan di bagian bawah bantalan untuk menempel pada pelana celana. Namun, sabuk menstruasi ini cukup menyulitkan dipakai. Hal tersebut membuat pembalut menstruasi dengan cepat mendapatkan popularitas.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF