google-site-verification=bz7-mESomjIDIqdIIkzPwd8yqdX8UWO4O1wY2S9zFe0

Potret Algojo di Aborigin ‘Kurdaitcha Man’

Kurdaitcha dikenal juga sebagai kurdaitcha man adalah ritual ‘algojo’dalam budaya Aborigin, Australia.


0

Identity-of-the-person-to-blame.jpg

Foto: ancient-orgins.net

HIPSTERMALANGTODAY Kurdaitcha dikenal juga sebagai kurdaitcha man adalah ritual ‘algojo’dalam budaya Aborigin, Australia. Khususnya orang-orang Arrente di Australia Tengah. Tugas dari seorang Kurdaitcha ialah untuk membalas kematian sesorang dengan membunuh musuh dari orang yang telah mati tersebut. Seringkali hal ini dilakukan dengan menggunakan sihir. Banyak kisah tentang bagaimana ekseskusi tersebut dilakukan. Meskipun terdapat sejumlah kebenaran dalam dongeng-dongeng yang beredar namun kebanyakan bagian dari cerita tersebut muncul dari imajinasi.

Suku Aborigin di Australia Tengah percaya jika tidak ada kematian yang terjadi secara alami dan musuh dapat menggunakan sihir untuk menyebabkan kematian tersebut. Ketika sihir diduga sebagai penyebab kematian seseorang, maka Kurdaitcha dapat diatur untuuk membalaskan kematian tersebut.

Langkah pertama dari proses ini adalah mengidentifikasi orang yang bersalah dan penyebab kematian tersebut. Identitas pelakunya dapat diungkapkan oleh orang yang sekarat ke Railtchwa atau dukun. Jika hal ini tidak dilakukan, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui identitas si pembunuh. Misalnya, lubang yang dibuat oleh hewan di sisi tertentu dari kubur dapat ditafsirkan sebagai arah tempat tinggal si pembunuh. Identitas pihak yang bersalah mungkin perlu waktu untuk dibuktikan. Namun diyakini jikalambat laun identitasnya akan diketahui. 

Setelah pelakunya diidentifikasi dan diungapkan, sebuah dewan akan diadakan. Dewan tersebut terdiri dari orang-orang tua dari kelompok orang yang meninggal tersebut berasal/ Jika diputuskan kematiannya akan dibalaskan oleh seorang Kurdaitcha, orang yang akan melakukan peran ini kemudian dipilih.

Salah satu fitur yang paling menonjol dari seorang Kurdaitcha ialah sepatunya. Alas kaki ini terdisi dari lapisan bulu emu kusut yang tebal dengan darah yang diambil dari lengan seorang pria muda dan jaringan tali rambut manusia yang terbuat dari rambut orang yang masih hhidup di permukaan atasnya. 

Ada beberapa cara yang digunakan oleh Kurdaitcha untuk membalas pembunuhan. Salah satunya yakni melibatkan Kurdaitcha ditemani oleh seorang dukun. Sementara yang lain, yang tidak disetujui oleh Dewan tetua. Korban pertama-tama akan dibunuh kemudian dihidupkan kembali, kemudian dibiarkan pulang. Namun, dalam waktu singkat korban akan jatuh sakit dan mati.

Metode lain yang dapat digunakan Kurdaitcha untuk membunuh korban adlaah melalui upacara yang disebut pengarahan tulang. Tulang akan ditutup dengan benjolan resin di ujung lainnya. Dengan menggunakan kutukan di atasnya, tulang tersebut diberkati dengan kekuatan magis yang kemudian dapat digunakan untuk mengutuk korban untuk membunuhnya. Ritual harus dilakukan dengan benar. Agar dapat memiliki efek yang diinginkan. 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF