google-site-verification=bz7-mESomjIDIqdIIkzPwd8yqdX8UWO4O1wY2S9zFe0

Resensi Novel Buku Panduan Matematika Terapan


0

RESENSI NOVEL BUKU PANDUAN MATEMATIKA TERAPAN

Judul                          : Buku Panduan Matematika Terapan

Pengarang                  : Triskaidekaman

Tanggal Terbit          : 30 April

Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit             : 2018

Jumlah Halaman       : 364

NO-ISBN                   9786020383026

            Buku Panduan Matematika Terapan menceritakan seorang anak yatim piatu, didalam novel tersebut menggambarkan watak atau sifat tokoh utama yaitu Mantisa, Mantisa adalah anak perempuan yang dilahirkan oleh ibu bernama Wuri, namun saat kecil Mantisa telah ditinggal oleh kedua orang tuanya, sang ibu meninggal saat melahirkan Mantisa sedangkan ayah Mantisa entah pergi kemana. Sejak kecil Mantisa diasuh oleh Tari, Tari adalah pemilik panti asuhan yang merawat Mantisa mulai kecil hingga sekarang. Tari memiliki beberapa anak asuh.

Mantisa yang memiliki sifat yang berbeda dengan teman-temannya. Hobi Mantisa adalah sering menghitung tetesan hujan, sering bertanya, dan sering membuat kegaduhan atau memancing emosi pemeran lainnya. Namun dari buku panduan matematika terapan kita bisa menilai dari kita masing-masing apakah sudah baik atau justru lebih buruk (instrospeksi) dan juga kita bisa lebih berbuat sabar jika kita memiliki teman semacam Mantisa. 

Di dalam novel tersebut sering kali pemeran lain seperti Tari ia sering meluapkan emosi kepada Mantisa karena Mantisa sering melakukan kesalahan dan hampir merusak barang-barang “Lama-lama seluruh rumahku bisa habis terbakar, ini!” yang dimiliki Tari, di dalam novel juga teradat Tari meluapkan emosi sehingga Tari melakukan sesuatu agar Mantisa tidak mengulangi perbuatanya kembali “celakanya, kesabaran tari habis juga. Ia berlari keluar kamar, menguncinya dari luar; membiarkan mantisa menggedor-gedornya dari dalam, sambil berteriak-teriak” (Buku Panduan Matematika Terapan, 33). “kamu jangan banyak tanya. Rem mulutmu sedikit tidak aku akan lakban” (Buku Panduan Matematika Terapan, 32) nah dalam novel tersebut Mantisa memiliki kebiaasan yang aneh yaitu kebiasaan banyak bertanya kepada Tari sehingga Tari merasa capek dan kesal kepada Mantisa yang selalu bertanya kepada Tari. “Tisa? Malam baru pulang? Kemana saja tadi? “I-iya, Tari. Aku tadi ke perpustakaan. “Bukannya pulang sekolah kesini dulu, gitu? Kalau kamu hilang, aku bisa digelandang polisi, tahu!? Kamu gila apa? Kamu mau aku celaka apa?(Buku Panduan Matematika Terapan, 179)“ saat itu Tari merasa khawatir kepada Mantisa yang Mantisa tak kunjung pulang dari sekolahnnya sehingga Tari kembali emosi kepada Mantisa.

Namun dibalik emosi Tari kepada Mantisa, Tari memiliki rasa peduli Mantisa, disaat Tari beranjak usia Tari memiliki kewajiban atau janji terhadap semua anak yang pernah diasuhnya untuk melanjutkan ke sekolah agar pendidikan yang didapati oleh pengasuh nya juga berkembang, num tidak itu aja didalam novel tersebut Tari pernah mengasih hadiah kepada Mantisa yaitu berupa ultah yang dirayakan oleh Tari disinilah rasa kepedulian Tari kepada Mantisa  namun tidak terhadap Mantisa lainnya melainkan kepada anak-anak lain yang diasuh oleh Tari. Dibalik Mantisa yang memiliki sifat seperti itu, Mantisa mempunyai kelebihan yaitu Mantisa sering membaca buku. Mantisa sering membaca buku dia pernah dikasih oleh salah satu teman dan juga anak asuh dari Tari, pada saat itu Mantisa sedang melakukan menjalankan hukuman yang di kasih oleh Tari.

Novel buku panduan matmatika terapan mudah dipahami oleh pembaca, mudah menebak atau mengerti karakteristik masing-masing tokoh, novel tersebut memiliki Cover buku menarik sehingga pembaca tertarik untuk membaca novel tersebut, di dalam novel bukan hanya cerita adapun unsur matematika yang bisa juga untuk belajar menghitung  (bagi yang suka matematika), kita sebagai pembaca juga bisa belajar artinya bersabar dari novel tersebut. Semua orang atau semua murid bisa mencontoh kepada Mantisa, karena dibalik sifat Mantisa seperti itu, Mantisa gemar membaca buku itu yang wajib kita lakukan terhadap diri kita

Di dalam novel buku panduan matematika terapan tersebut ada beberapa halaman yang bukan termasuk dari cerita tersebut sehingga terkadang kita sedikit kebingungan saat membaca, di dalam novel tersebut ada beberapa sifat yang harus tidak kita tiru. 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF