Yuk, Kenalan dengan Komunitas Omah Sinau Mergosono


0

MALANGTODAY.NET – ‘Awali dari Mimpi, Raih dengan Prestasi’ itulah slogan yang selalu digaungkan oleh komunitas Omah Sinau Mergosono. Sebuah komunitas sosial yang didirikan oleh para mahasiswa dari berbagai universitas di Malang Raya sejak 26 Maret 2017 lalu. Jadi, anggota mereka tidak hanya berasalah dari satu universitas saja. Aktivitasnya, yakni memberikan ilmu yang mereka miliki secara sukarela kepada para pelajar dilingkungan sekitar mulai PAUD hingga SD.

“Pendiriannya berawal dari tugas salah satu mata kuliah kami sebagai mahasiswa jurusan Hukum Kewarganegaraan yakni “Fraksi Sosial”. Sehingga tercetuslah ide untuk meresmikan komunitas non-profit agar dapat eksis di tahun-tahun berikutnya,” ungkap Arifah Fitria, salah satu penggagas berdiri komunitas.

Lanjutnya, ketertarikan untuk mengabdi seperti ini didasari kekhawatiran jika anak-anak seusia sekolah berperilaku yang diluar kontrol. “Faktanya kita melihat banyak anak di usia antara 2 sampai 12 tahun, selepas pulang sekolah mereka bermain tanpa adanya pengawasan khusus dari pihak orangtua maupun warga sekitar. Kami khawatir hal ini dapat mempengaruhi perkembangan mereka baik dari segi moralitas maupun akademisnya,” tandasnya.

                                                    Salah satu aktivitas Omah Sinau Mergosono

Menariknya, program sinau yang diterapkan komunitas ini tidak hanya pada akademik yang duduk manis di dalam ruangan saja. Namun mereka juga melakukan pembinaan dengan saling berbagi cerita satu sama lain tentang berbagai hal positif diluar akademik. “Jadi omah sinau ini menjadi wadah bagi adik-adik di daerah Mergosono untuk sinau bersama kami,” ujarnya.

Bagi peserta didiknya yang ingin belajar bersama, mereka membaginya selama tiga kali pertemuan dalam satu minggu. “Untuk Jumat kita peruntukkan bagi adik-adik dari PAUD dan TK. Di hari Sabtunya untuk SD kelas mulai kelas 1 sampai 6. Sedangkan untuk minggunya kita khususkan untuk Character Building, yakni agar karakter anak-anak bisa terbentuk sesuai dengan norma dan budaya setempat serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” paparnya.

Saat ini, jumlah penghuni omah sinau yakni 20 anak dengan 12 pengurus dan 16 sukarelawan. Melalui Omah Sinau, pejuang pendidikan ini berharap ada batu loncatan bagi adik-adik di Mergosono untuk berani bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpinya dengan prestasi. Diluar itu, komunitas ini juga membuka jalan yang seluas-luasnya bagi komunitas lain yang ingin berkolaborasi dalam bidang pendidikan, literasi, maupun sosial. (Yog/end)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
MalangTODAY

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF